Perawatan Genset Agar Tetap Efisien

Penggunaan genset sangat umum digunakan pada bangunan atau gedung bertingkat seperti rumah sakit, perkantoran, hotel dan lain-lain. Genset adalah alat yang digunakan untuk menghasilkan daya listrik untuk mensuplai beban listrik apabila terjadinya pemadaman dari PLN. Sehingga kegiatan atau aktivitas kerja tidak terganggu dan dapat berjalan seperti biasa. Seperti mesin-mesin lain tentunya genset juga membutuhkan pemeliharaan serta perawatan genset yang rutin dan teratur, ini bertujuan agar genset dapat bekerja dengan baik dan juga efisien. Tentunya pengguna tak akan mau apabila terjadinya pemadaman oleh PLN tetapi genset tidak bisa dipakai bukan ?

Perawatan Genset Agar Tetap Efisien

Penyebab Genset Tidak Mau Start

Permasalahan genset yang biasanya sering terjadi adalah masalah genset yang tidak mau di start, hal ini biasanya disebabkan oleh beberapa faktor dan juga kurangnya perawatan pada genset sehingga membuat genset menjadi tidak mau hidup. Beberapa faktor tersebut adalah :

  1. MCB pada panel kontrol turun atau tombol starting yang masih dalam keadaan posisi Off
  2. Aki genset sudah kehabisan daya akibat dari jarangnya proses charging.
  3. Filter bahan bakar sudah kotor sehingga membuat saluran bahan bakar jadi tidak lancar.

Permasalahan genset tidak mau starting yang disebutkan diatas dapat diantisipasi dengan cara perawatan dan pemeliharaan genset yang teratur dan rutin dilakukan. Melalui pembahasan kali ini saya akan membahas sedikit tentang apa saja yang mesti dilakukan untuk perawatan genset agar dapat beroperasi dengan baik :

Perawatan Genset

Ada beberapa jenis perawatan yang dilakukan untuk menjaga peforma genset, jenis perawatan tersebut ada yang dilakukan tiap hari, mingguan, bulanan dan bahkan tahunan. Perawatan genset tersebut meliputi pemeriksaan umum genset, pemanasan genset (warming up), pemeliharaan pada aki, pemeliharaan bahan bakar, pemeliharaan sistem pendingin dan juga pemeliharaan pada sistem pelumasan. Perawatan serta pemeliharaan genset tersebut harus terjadwal dengan baik agar dapat dilaksanakan dengan teratur.

Berikut akan dijelaskan mengenai jenis perawatan dan pemeliharaan genset :

A. Pemanasan Genset

Pemanasan genset sangat penting untuk dilakukan apabila genset dalam keadaan tidak aktif dalam jangka waktu yang cukup lama. Pemanasan mesin genset ini harus dilakukan secara teratur, misalkan harus dinyalakan tiap minggu untuk menjaga peforma mesin genset. Sama halnya dengan memanaskan mesin motor atau mobil, dengan pemanasan genset, komponen-komponen mesin genset dapat bergerak dan dilumasi sehingga saat proses kerja mesin menjadi lancar. Hal ini berguna agar proses starting nantinya apabila genset diperlukan maka akan menjadi lebih handal.

B. Pemeriksaan Umum Genset

Pemeriksaan umum biasanya dilakukan disaat genset akan dipanaskan ataupun dalam keadaan running. Ada beberapa bagian dari genset yang harus diperiksa sebelum genset hidup, sehingga genset dapat bekerja dengan aman dan terkontrol. Berikut adalah pengecekan yang dilakukan :

  • Pemeriksaan aki genset : Pemeriksaan aki genset ini meliputi pengecekan pada jalur koneksi pada terminal aki agar tidak longgar.
  • Pemeriksaan bahan bakar : Pemeriksaan jalur saluran bahan bakar ataupun filter bahan bakar agar dalam kondisi yang baik.
  • Pemeriksaan sistem kontrol : Pastikan sistem kontrol untuk genset dalam kondisi yang sebenarnya, sehingga proses penyaluran beban dapat dilaksanakan dengan lancar.
  • Pemeriksaan indikator mesin : Saat genset bekerja, cek setiap saat indikator mengenai tekanan oli, suhu radiator dan lain-lain. Pastikan semua berjalan dengan normal. Perhatikan juga peforma mesin genset saat bekerja dengan cara melihat ataupun mendengarkan peforma mesin saat bekerja.
  • Pemeriksaan sistem pembuangan : Saat genset bekerja, cek kondisi sistem pembuangan pada genset seperti saluran pipa knalpot. Periksa juga asap yang dikeluarkan pada saat awal genset bekerja, apabila timbul asap yang berlebihan saat awal genset start maka dikhawatirkan ada masalah mengenai kinerja yang mungkin saja diakibatkan oleh kotornya bahan bakar dan juga kualitas udara yang perlu adanya proses perbaikan.

C. Perawatan Sistem Pelumasan

Pastikan saluran oli pada mesin genset berjalan dengan lancar. Perawatan sistem pelumasan pada genset ini harus sesuai dengan rekomendasi dari pihak produsen mesin genset itu sendiri, hal ini mengenai klasifikasi API oli dan juga viskositas oli mesin. Gantilah oli atau filter oli sesuai dengan jadwal yang telah direkomendasikan pada tabel perawatan. Saat pengisian oli juga harus dengan merek yang sama, karena masing-masing oli memiliki kandungan yang berbeda.

D. Perawatan Sistem Pendingin

Perawatan pada sistem pendingin dapat dilakukan dengan pengecekan level cairan pendingin pada radiator. Cek radiator sebelum ataupun sesudah genset digunakan. Tambah cairan pendingin (coolant) pada saat genset keadaan mati apabila cairan pendingin pada radiator berkurang. Periksa juga bagian luar radiator terkait tentang adanya kebocoran, hal ini akan membuat cairan pendingin menjadi berkurang dan keluar ke sekeliling mesin. Gunakan jenis cairan pendingin yang direkomendasikan oleh produsen mesin agar genset selalu optimal.

E. Perawatan Sistem Bahan Bakar

Perawatan sistem bahan bakar sangat penting untuk dilakukan karena terkait mengenai kinerja mesin genset. Kualitas bahan bakar yang berada pada mesin genset apabila tidak dipakai dalam jangka waktu yang cukup lama akan mengakibatkan kemampuannya semakin menurun. Oleh karena itu pemanasan genset harus rutin untuk dilaksanakan. Selain itu perawatan juga harus dilakukan pada filter bahan bakar untuk menjaga kualitas bahan bakar.

Untuk perawatan sistem bahan bakar ini pembersihan tangki bahan bakar juga diperlukan disaat pemakaian genset sudah mencapai waktu yang lama. Sehingga pembersihan tangki harus sesuai dengan apa yang dianjurkan oleh produsen genset tersebut.

F. Perawatan Baterai Starting

Aki atau baterai genset ini sangat penting untuk starting genset. Baterai yang mulai lemah (undercharged) adalah salah satu penyebab dari gagalnya proses starting genset. Maka dari itu perawatan pada baterai ini sangat penting untuk dijadwalkan. Usahakan aki atau baterai untuk starting genset ini selalu di charge secara teratur begitu juga air aki yang terdapat didalamnya. Lakukanlah pemeriksaan yang meliputi pengujian, pembersihan, pemeriksaan berat jenis dan juga pemeriksaan tingkat elektrolit baterai untuk memastikan kualitas kerja dari baterai tersebut.

G. Mengganti Sparepart Genset

Apabila genset sudah digunakan dalam kurun waktu tertentu, umumnya akan ada pemeriksaan untuk penggantian sparepart yang sudah aus ataupun tidak bekerja secara optimal. Untuk mengetahui komponen genset apa saja yang harus diperiksa dan diganti, beserta kapan waktu untuk melakukan penggantian biasanya sudah tercantum pada buku panduan saat pembelian genset, atau bisa menghubungiperusahaan tempat membeli genset tersebut.

H. Menjaga Kebersihan Genset

Jagalah kebersihan genset untuk meminimalisir gangguan yang dapat terjadi pada genset, bersihkan genset dari segala jenis kotoran seperti debu dan lainnya. Jauhkan juga genset oleh benda asing lainnya yang dapat mengganggu operasional.

Perawatan dan pemeliharaan genset ini sangat penting untuk memaksimalkan kinerja genset tersebut. Selain itu dengan mengikuti prosedur perawatan yang dianjurkan pada buku panduan produsen, maka sistem genset dapat bekerja dengan baik. Sekian pembahasan mengenai perawatan genset.


About

Saya adalah seorang engineer sekaligus blogger yang mengisi waktu luang untuk berbagi informasi yang saya ketahui seperti halnya dalam informasi mengenai instalasi-instalasi pada gedung seperti instalasi listrik, AC dan sebagainya. Semoga bermanfaat.

View all posts by

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.