Pembuatan Kolam Renang dan Fungsi Peralatannya

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai pembuatan kolam renang beserta fungsi peralatan yang digunakan. Seperti yang kita tahu bahwa kolam renang sering kita jumpai pada rumah-rumah mewah, perhotelan, villa, ataupun pada mall. Namun bagaimanakah perencanaan atau cara pembuatan kolam renang tersebut ? Tentunya kolam renang harus mempunyai sistem yang mendukung jalannya proses operasional ataupun perawatannya. Hal ini berguna agar kolam renang selalu dalam keadaan yang bersih dengan proses perawatannya yang mudah.

Pembuatan Kolam Renang dan Fungsi Peralatannya Lengkap

Sebelum membahas pada perlengkapan atau bagian-bagian pada kolam renang. Mari kita ketahui terlebih dahulu sistem pemipaan atau sistem sirkulasi yang sering digunakan untuk kolam renang. Sistem pemipaan kolam renang ini dapat dibagi menjadi dua macam tipe, yaitu sistem skimmer dan juga sistem overflow. Berikut akan dijelaskan dari masing-masing tipe tersebut :

Tipe Sitem Sirkulasi Untuk Kolam Renang

A. Skimmer Circulation System

Skimmer circulation system adalah suatu sistem sirkulasi kolam renang yang menggunakan box skimmer yang berfungsi untuk :

  1. Sebagai tempat pembuangan air berlebih pada kolam renang.
  2. Sebagai tempat untuk menyaring kotoran yang ada pada permukaan kolam. Sehingga kotoran dapat masuk dan tersaring pada bok skimmer.
  3. Sebagai tempat menyalurkan selang vakum pada saat pembersihan perawatan kolam renang.
  4. Sebagai tempat untuk pengisian chemical.

Dengan menggunakan sistem sirkulasi skimmer kita dapat menghilangkan fungsi dari penggunaan balancing tank. Ini disebabkan karena air pada permukaan kolam renang tidak melimpah keluar area. Sehingga kita hanya cukup mengandalkan fungsi dari box skimmer saja. Namun pada sistem sirkulasi seperti ini, karena ukuran box skimmer yang kecil maka dari itu box skimmer tidak dapat bekerja secara maksimal untuk menghisap seluruh kotoran yang ada pada kolam renang.

B. Over Flow Circulation System

Over flow circulation system adalah sistem sirkulasi kolam renang yang dilengkapi dengan saluran air (gutter) yang berfungsi sebagai over flow atau tempat pembuangan air yang keluar atau tumpah dari kolam renang. Air yang keluar dari kolam tersebut kemudian mengalir menuju tempat penampungan air pada balancing tank.

Dengan penggunaan sistem sirkulasi seperti ini kebersihan pada permukaan air kolam menjadi terjaga. Karena kotoran yang telah mengambang pada permukaan air akan mengikuti aliran air yang menuju keluar kolam. Sehingga kotoran pada air tersebut akan menuju pada penampungan balancing tank untuk kemudian disaring oleh sand filter pada ruang kontrol. Hal yang perlu diperhatikan pada pengguna sistem sirkulasi seperti ini adalah perawatan yang mesti dilakukan pada balancing tank secara teratur. Karena akan ada banyak kotoran yang akan ada di dalam balancing tank tersebut.

Karena sistem sirkulasi antara kedua sistem diatas mempunyai pola yang berbeda, maka dari itu dibutuhkan perencanaan yang strategis untuk masing-masing sistemyang ingin digunakan.

Bagian-bagian Penunjang Pembuatan Kolam Renang

Setelah mengetahui tipe-tipe kolam renang tersebut, mari kita lanjut pada pembahasan berikutnya yaitu mengenai bagian-bagian penunjang pembuatan kolam renang. Berikut akan dijelaskan mengenai fungsi dari setiap peralatan yang berfungsi untuk operasional kolam renang.

Pembuatan kolam renang didukung oleh beberapa peralatan penunjang, dimana diantaranya adalah sistem mekanikal, elektrical, dan juga sistem pemipaan (plumbing).

1. Sistem Mekanikal

Yang termasuk kedalam sistem mekanikal pada pembuatan kolam renang adalah mesin pompa. Pompa merupakan alat yang digunakan untuk menggerakan fluida atau air agar proses sirkulasi air pada kolam dapat berjalan dengan baik. Selain untuk menjaga kebersihan kolam, pompa ini juga berfungsi untuk menjaga agar air yang ada didalam kolam tidak berkurang. Pada sistem mekanikal ini juga terdapat filter yang digunakan untuk menyaring air yang ada pada balancing tank. Filter yang umum digunakan pada pembuatan kolam renang ini adalah sand filter.

2. Sistem Electrical

Sistem elektrical pada kolam renang adalah sistem kelistrikan yang berfungsi untuk suplai daya pada mesin pompa, ataupun lampu penerangan. Sistem kelistrikan ini meliputi panel beban yang umumnya dipasang pada ruang pompa. Pada panel tersebut terdapat komponen kontrol dan pengaman seperti MCB dan lain-lain.

3. Sistem Plumbing

Sistem Plumbing kolam renang adalah sistem pemipaan yang dirancang khusus untuk sarana sirkulasi air pada kolam renang. Baik itu air yang masuk kedalam balancing tank ataupun air yang keluar dari filter menuju kolam renang. Perencanaan pemipaan ini sangat penting untuk direncanakan karena apabila salah perhitungan, maka ini akan menyebabkan kesulitan perawatan nantinya.

Sistem plumbing untuk kolam renang ini dirancang untuk memiliki bagian-bagian penting yang mempunyai tugasnya masing-masing. Bagian-bagian tersebut adalah :

A. Pemipaan untuk Water Outlets

Water outlets adalah bagian yang digunakan sebagai tempat untuk mengeluarkan air yang ada pada kolam renang yang kemudian disalurkan menuju proses penyaringan. Bagian-bagian yang termasuk pada water outlets ini adalah main drain, deep water outlet, skimmer, dan vakum outlet. Maka dari itu dibutuhkan sistem pemipaan untuk proses sirkulasi air tersebut.

  • Pemipaan jalur main drain : Pemipaan pada jalur ini dibuat untuk mengeluarkan air yang ada pada bagian bawah kolam (lantai) kemudian disalurkan menuju proses penyaringan.
  • Pemipaan jalur vakum : Pemipaan untuk jalur ini difungsikan untuk saluran untuk menyedot kotoran yang ada pada permukaan lantai kolam renang.
  • Pemipaan jalur box skimmer : Jalur pemipaan ini berfungsi untuk menyalurkan air yang masuk kedalam box skimmer menuju pompa.
  • Pemipaan jalur overflow : Pemipaan pada jalur ini berfungsi untuk menyalurkan air yang berasal dari gutter menuju balancing tank.
B. Pemipaan untuk Inlet Return

Inlet return adalah tempat keluarnya air menuju kolam renang, air yang dikleuarkan tersebut adalah air yang dihasilkan dari proses penyaringan. Jadi air kolam renang yang dikeluarkan pada water outlets, disaring terlebih dahulu untuk kemudian dikembalikan lagi menuju inlet return.

C. Pemipaan untuk Jalur Back Wash

Selain jalur pemipaan diatas juga terdapat jalur untuk saluran back wash. Back wash ini merupakan saluran pipa pembuangan air yang digunakan saat mencuci filter.
Sirkulasi Kolam Renang

Hal yang perlu kita perhatikan pada pembuatan kolam renang yang baik adalah perencanaan peletakan masing-masing bagian pada kolam renang tersebut. Ini menyangkut pada sistem sirkulasi yang digunakan untuk kolam renang itu sendiri. Untuk membuat sistem sirkulasi yang benarkita harus merencanakan posisi dari setiap bagian pada kloam renang tersebut. Seperti contohnya peletakan untuk mengatur arah air pada water inlet ataupun pada water oulet.

Sekian artikel mengenai pembuatan kolam renang, semoga bermanfaat.


About

Saya adalah seorang engineer sekaligus blogger yang mengisi waktu luang untuk berbagi informasi yang saya ketahui seperti halnya dalam informasi mengenai instalasi-instalasi pada gedung seperti instalasi listrik, AC dan sebagainya. Semoga bermanfaat.

View all posts by

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.