Macam-macam Tipe Sistem Konverter atau Konversi Daya

Diposting pada

Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan secara singkat mengenai macam-macam tipe sistem konverter atau konversi daya. Sistem konverter atau sistem pengkondisian daya adalah sistem semi konduktor daya yang difungsikan untuk meratakan (rectifying), inverting, ataupun modulasi dari keluaran daya dari sebuah sumber energi AC atau DC. Sistem-sistem ini dapat diklasififikasikan menurut fungsi yang dilakukan dan metoda komutasi yang dipergunakan.

Tipe sistem konverter atau konversi daya ini ada empat jenis pemanfaatan energi yang berbedaa-beda, yaitu :

  1. Penyearah (Rectifier).
  2. Inverter.
  3. Konverter DC ke DC (DC Chopper).
  4. Konverter AC ke AC.

Macam-macam Tipe Sistem Konverter atau Konversi Daya

A. Penyearah (Rectifier)

Penyearah (Rectifier) adalah suatu rangkaian yang dapat mengkonversikan daya AC menjadi daya DC. Rectifier ada dua jenis system penyearah, yaitu :

  1. Penyearah tak terkontrol : adalah penyearah yang merubah tegangan AC tetap menjadi tegangan DC tetap. Komutasi yang digunakan adalah komutasi jalur.
  2. Penyearah terkontrol : adalah penyearah yang merubah tegangan AC tetap menjadi tegangan DC variabel

Macam-macam Tipe Sistem Konverter atau Konversi DayaGambar Blok Diagram Penyearah Tak Terkontrol

Rectifier-rectifier terkontrol merupakan mayoritas terbesar dari konverter-konverter yang menggunakan semi konduktor daya. Semi konduktor ini dipakai untuk mengubah nilai rata-rata dari tegangan langsung yang diaplikasikan ke suatu rangkaian beban dengan cara memperkenalkan thristor diantara rangkaian beban dan suatu sumber AC tegangan konstan. Untuk keperluan ini, thyristor merupakan tipe fasa terkontrol.

B. Inverter

Inverter adalah suatu rangkaian yang dapat mengkoversikan daya DC menjadi daya AC pada beberapa tegangan keluaran dan frekuensi yang dikehendaki. Ada dua macam jenis inverter yaitu :

  1. Inverter tak terkontrol : Rangkaian yang berfungsi untuk merubah tegangan DC tetap menjadi tegangan AC tetap. Komutasi yang digunakan adalah komutasi jalur, beban, dan komutasi paksa.
  2. Inverter terkontrol : Rangkaian yang berfungsi untuk merubah tegangan DC menjadi tegangan AC variable. Komutasi yang digunakan adalah komutasi jalur, beban dan komutasi paksa.

C. Konverter DC ke DC (DC Chopper)

Konverter DC/DC yang disebut dengan choper berfungsi untuk mengubah tegangan DC langsung menjadi keluaran DC. Konverter DC ke DC (Choper) ini berguna untuk mengubah tegangan DC tetap menjadi tegangan DC variable.

D. Konverter AC ke AC (Cyloconverter)

Konverter AC/AC adalah konverter yang berfungsi untuk menghasilkan energi dari sumber AC/AC dengan frekuensi tertentu menjadi suatu beban AC dengan frekuensi yang lain. Konverter ini juga dapat dipergunakan untuk nilai tegangan bolak-balik yang diaplikasikan pada suatu rangkaian beban.

Fungsi-fungsi konversi misalnya :

  1. Pengontrol tegangan AC : Tegangan AC tetap menjadi tegangan AC variabel.
  2. Cycloconverter : Frekuensi AC tetap menjadi frekuensi AC variabel dan tegangan AC variabel.

Sekian artikel yang berjudul “Macam-macam Tipe Sistem Konverter atau Konversi Daya”, semoga bermanfaat.

 


Gambar Gravatar

Saya adalah seorang engineer sekaligus blogger yang mengisi waktu luang untuk berbagi informasi yang saya ketahui seperti halnya dalam informasi mengenai instalasi-instalasi pada gedung seperti instalasi listrik, AC dan sebagainya. Semoga bermanfaat.

2 thoughts on “Macam-macam Tipe Sistem Konverter atau Konversi Daya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *