Cara Membuat Rangkaian LED, Buzzer, dan Driver Relay

Diposting pada

Pada artikel kali ini akan menjelaskan tentang bagaimana cara membuat rangkaian LED, buzzer dan driver relay. Ketiga rangkaian tersebut dapat digunakan sebagai output perintah dari mikrokontroler.

Cara Membuat Rangkaian LED, Buzzer, dan Driver Relay :

A. Cara Membuat Rangkaian LED

Light Emitting Diode atau disingkat LED adalah lampu indikator yang sering kita jumpai pada alat-alat elektronik yang biasanya digunakan untuk menunjukkan status dari alat-alat tersebut, seperti misalnya yang paling simple adalah sebagai indikator on atau off. LED juga sering digunakan pada power supply, safety box dan juga perangkat elektronik lainnya.

Rangkaian LED Cara Membuat Rangkaian LED, Buzzer, dan Driver Relay :Gambar Rangkaian LED

Pada rangkaian mikrokontroler rangkaian LED dapat digunakan sebagai indikator untuk suatu perintah, baik itu sebagai indikator penanda off atau on. Prinsip kerja dari rangkaian LED ini adalah ketika sinyal dari output mikrokontroler berlogika high, maka mikrokontroler mengirim sinyal ke rangkaian LED dan sinyal tersebut akan memicu LED untuk bekerja sehingga LED dapat memancarkan cahaya. LED tersebut akan berhenti bekerja sesuai instruksi dari coding yang telah di program pada mikrokontroler.

B. Cara Membuat Rangkaian Buzzer

Buzzer merupakan salah satu komponen elektronika atau perangkat sinyal audio yang dapat menghasilkan bunyi atau suara. Buzzer biasanya digunakan pada alat seperti alarm, safety box yang berbunyi saat tombol ditekan, AC, dan juga alat-alat lainnya.

Rangkaian Buzzer Cara Membuat Rangkaian LED, Buzzer, dan Driver Relay :

Gambar Rangkaian Buzzer

Gambar diatas adalah rangkaian dari sebuah buzzer yang dilengkapi dengan driver berupa transistor. Fungsi dari transistor tersebut adalah sebagai penguat arus dan saklar elektronik. Prinsip kerja dari rangkaian ini adalah pada saat sinyal dari output mikrokontroler berlogika high, maka mikrokontroler akan mengirim sinyal ke buzzer dan sinyal tersebut akan memicu buzzer untuk bekerja sehingga buzzer dapat menghasilkan suara. Suara yang dihasilkan oleh buzzer tersebut dapat di atur sesuai intruksi dari coding yang telah diprogram pada mikrokontroler.

B. Cara Membuat Rangkaian Driver Relay

Relay adalah salah satu komponen elektronika yang paling sering digunakan peralatan elektronika. Relay memiliki fungsi sebagai saklar untuk menghubungkan dan memutuskan aliran arus listrik pada sebuah rangkaian.

Rangkaian Driver Relay Cara Membuat Rangkaian LED, Buzzer, dan Driver Relay :

Gambar Rangkaian Driver Relay

Prinsip kerja pada rangkaian ini adalah pada saat output mikrokontroler berlogika high, maka terjadi bias basis dan transistor akan bekerja. Fungsi dari transistor pada rangkaian tersebut adalah sebagai penguat arus. Arus yang mengalir pada dioda akan diteruskan ke relay sehingga relay bekerja. Dioda yang terpasang pada relay berfungsi untuk mencegah arus balik dari relay yang dapat merusak rangkaian lainnya.

Sekian artikel yang berjudul “Cara Membuat Rangkaian LED, Buzzer,  dan Driver Relay”, terima kasih telah berkunjung dan semoga bermanfaat.


Gambar Gravatar

Saya adalah seorang engineer sekaligus blogger yang mengisi waktu luang untuk berbagi informasi yang saya ketahui seperti halnya dalam informasi mengenai instalasi-instalasi pada gedung seperti instalasi listrik, AC dan sebagainya. Semoga bermanfaat.

6 thoughts on “Cara Membuat Rangkaian LED, Buzzer, dan Driver Relay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *